Berikut ini adalah tips - tips dari penulis yang didapat berdasarkan pengalaman pribadi serta pengamatan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berikut ini tidak ada urutannya sih, penulis menulis berdasar apa yang diingat terlebih dahulu, dan dianjurkan untuk memenuhi persiapan - persiapan berikut secara overall.
Jadi yang perlu dipersiapkan adalah kesiapan fisik. Kalau hendak tes kerja apalagi tahap interview, sangat dianjurkan untuk mempersiapkan kondisi fisik yang prima. Akan sangat merugikan apabila kita tidak dalam kondisi prima, bisa dibilang kalau pun kita sudah belajar trik2 interview sebelumnya, tapi kita lupa untuk mempersiapkan kondisi tubuh kita entah itu misal kita kecapekan sebelumnya atau lupa sarapan, jelas akan merugikan kita. Walaupun sudah belajar, kita akan terganggu karena badan yang sakit atau lemas, ataupun kelelahan.
Yang selanjutnya adalah hal yang muncul dari sifat pribadi penulis, yang mungkin qoute kerennya sebut saja "sedia payung sebelum hujan". Jangan sekadar "payung"ataupun "hujan", namun harus muncul pertanyaan yang menunjang. Payung? payung warna apa yang diperlukan? ukuran berapa? bentuk yang bagaimana? terbuat dari bahan apa? Sama seperti interview kerja, hal - hal dasar seperti dimana tempat tesnya, bagaimana berangkat ke tempat tesnya, berapa lama waktu yang diperlukan, apa saja yang perlu dibawa, bagaimana cara berpenampilan selama perjalanan atau saat akan tes, dll. Hal ini terlihat sepele namun akan sangat membantu saat hari-H. Hey,if you fail to plan, then you plan to fail.
Yang berikutnya mungkin berhubungan dengan hal diatas, namun sudah beda kategori, yaitu persiapan tentang apa saja yang berhubungan dengan tempat yang kita lamar, mulai dari posisi apa yang kita lamar, background company, ya minimal dua itu sih. Selain itu kalau bisa tunjukkan ketertarikan pada saat melamar, contohnya nih, misal kita melamar jadi MT, saat sudah selesai interview dan diberi kesempatan bertanya, tanya saja "kalau MT di company ini sistemnya bagaimana?", atau "kalau misal diterima apakah akan ditempatkan di satu bagian saja atau rolling?" dll. Setidaknya tunjukkan ketertarikan, sama halnya kalau interviewer terlihat tertarik padamu pasti juga akan bertanya tentang dirimu.
Yang berikutnya, ini yang paling penting bagi penulis, yaitu kejujuran, Sebenarnya ini pengalaman pribadi juga, karena pernah penulis merasakan masa lalu penulis itu bisa dibilang kurang "menjual" buat melamar kerja, maka penulis akhirnya berbohong, dan hasilnya tentu saja tidak lolos. Namun sekalipun ternyata lolos tapi dengan hasil berbohong, menurut penulis hal tersebut bisa menghilangkan keberkahan dalam bekerja. Jadi penulis bersyukur saat penulis berbohong dulu, ternyata tidak lolos. Lalu apakah harus jujur ? ya, tetapi setelah penulis memutuskan untuk bertekad akan berbicara jujur, muncul inspirasi yaitu kita bisa membicarakan masa lalu kita dengan olah kata yang baik sehingga hal - hal di masa lalu kita tetap bisa "menjual". Pasti ada saja jalan jika kita berbuat jujur, seperti yang dialami penulis saat hendak interview, tiba - tiba terfikirkan untuk mengolah kata yang pas dan bisa menjual tanpa harus berbohong. dan hasilnya? Alhamdulillah lolos sampai tahap akhir.
Sekian dulu tips dari saya, mungkin kelak bisa saya tambahkan atau bisa saya buat tips lain misal tips saat psikotes, atau tips yang tidak berhubungan dengan kerja. Semoga bisa bermanfaat bagi anda, juga bagi saya pribadi.
Komentar
Posting Komentar