Untuk Part 1 silahkan klik disini
Dengan terbatasnya waktu yang dimiliki oleh para pekerja, maka kita harus pintar - pintar mengatur waktu agas lebih bermanfaat bagi kehidupan kita. Dulu waktu penulis masih mengalami siklus menganggur, penulis pernah di tegur oleh sahabat penulis gara - gara pada waktu itu penulis sedang addict dengan game yang berjudul Tap Titans 2. Secara umum game membuat kita untuk men tap layar HP kita secara intensif. Dan dari sudut pandang sahabat penulis yang dulu sudah sibuk dengan pekerjaan serta bisnisnya, hal ini sangat dirasa membuang waktu dengan sia - sia. Sekarang setelah penulis menjalani kehidupan sebagai pekerja pabrik ( lagi ), penulis memaklumi kata - kata sahabat penulis dahulu (credit to Sahabat Penulis.)
Bagi pembaca yang sudah bekerja mungkin bisa memahami situasi ini, namun bagi pembaca yang sedang masa transisi (otw mencari kerja) mungkin hal ini bisa dibuat sebagai tips untuk "berada selangkah lebih maju", karena jaman penulis masih menganggur dahulu belum mengerti akan pentingnya hal ini.
Jadi seperti yang sudah saya bahas pada part 1, bahwa sebaiknya waktu luang itu dimanfaatkan sebaik - baiknya. Hitungan matematisnya begini. Dalam sehari (weekday) kita bekerja selama 8 jam, berarti total waktu kita sudah berkurang menjadi : 24 - 8 = 16 jam. Normalnya, kita butuh tidur 8 jam, tapi akan lebih bagus bila kita dapat tselama 7 jam, atau bahkan silahkan lihat video motivasi dari Arnold Schwarzenegger (did I spell that right?), bahwa dia berstatement "percepat" tidur mu menjadi 6 jam saja. Kita ambil pengalaman penulis saja, yaitu 6,5 jam. 16 - 6,5 = 9,5 jam. Untuk perjalanan pulang pergi kerja, tiap orang berbeda - beda. Anggap 1 jam, jangan lupakan hal - hal sepulang kerja seperti mandi, merapikan diri, makan, antri beli makan, otw beli makan, saya rasa mungkin membutuhkan waktu sekitar 1 jam atau bahkan lebih. 9,5 - 1 - 1 = 7,5 jam. sisa waktu 7,5 ini di bagi di sore dan malam hari.3 di pagi dan 3,5 di sore hari. 3 jam di pagi hari akan terpotong oleh kegiatan mandi pagi, sarapan / beli sarapan, antri, dll nya sampai persiapan berangkat kerja. silahkan di perkirakan sendiri sesuai kebutuhan masing - masing. Itu berarti kita tidak dapat full 3 jam. Bahkan bagi penulis yang seringkali kalah dengan rasa kantuk karena tidak terbiasa tidur secepat itu sebelumnya, biasa nya menggunakan waktu luangnya untuk tidur lagi kemudian bangun mepet untuk mandi dan siap - siap tanpa ada fase sarapan.
Itu berarti tersisa 3,5 jam untuk waktu sore hari. Nah menurut penulis, apa yang bisa di optimalkan di sisa waktu 3,5 jam ini? berat sepertinya untuk melakukan hal - hal ideal seperti belajar A atau belajar B. Karena pengalaman penulis di malam hari sudah lelah dan cenderung tiduran sambil bermain HP. Atau seperti pengalaman penulis kemarin, penulis bersosialisasi dengan tetangga kos, yang kebetulan hampir semua (hanya penulis dan 1 orang lain yang tidak) sudah berumah tangga. Hal ini pun menurut pribadi penulis adalah hal yang penting, karena hubungan sesama manusia juga merupakan hal yang penting untuk dijaga dan dibangun.
Ini masih belum saya bahas soal beribadah. Penulis beragama Islam, yang berarti ada ibadah - ibadah seperti sholat wajib 5 waktu ataupun ibadah sunnah lain. Dari 24 jam sehari waktu hidup anda, berapa jam kah anda pakai untuk mengembangkan diri? dan juga pertanyaan yang tidak kalah penting berapa persenkah waktu anda untuk beribadah? Saya sangat menantikan jawaban ataupun sharing pemikiran anda, bagi yang berkenan silahkan tuliskan di kolom komentar, dan semoga bisa saling memberikan pemikiran - pemikiran yang baru dan dapat bermanfaat bagi satu sama lain.
Komentar
Posting Komentar